Telpon: +623706177837 Email: [email protected]

YUK CERDAS GUNAKAN OBAT

Obat sebagai salah satu unsur yang penting dalam pelayanan kesehatan, mulai dari upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, diagnosa, pengobatan dan pemulihan harus selalu tersedia pada saat dibutuhkan. Salah satu penyebab kesehatan yaitu penggunaan obat secara tidak rasional, yang dapat mengakibatkan terapi kurang efektif dan tidak efisien. Penggunaan obat dikatakan rasional apabila pasien menerima obat yang sesuai dengan kebutuhan klinisnya dan dalam dosis yang sesuai kebutuhan.

Menurut WHO, lebih dari 50% obat di dunia diresepkan dan digunakan secara tidak tepat. Kurangnya informasi penggunaan obat yang diberikan oleh tenaga kesehatan, memicu penggunaan obat secara tidak tepat oleh masyarakat, baik itu kurangnya kepatuhan terhadap penggunaan obat yang diresepkan, ataupun banyaknya masyarakat yang menggunakan obat tanpa resep / pengobatan sendiri (swamedikasi). Data survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dari tahun ke tahun selalu menunjukkan bahwa lebih dari 60% masyarakat melakukan penobatan sendiri. Hasil Riset kesehatan tahun 2013 menunjukkan sebanyak 35,2% masyarakat menyimpan obat di rumah tangga, dimana 27,8% dari obat tersebut adalah antibiotik yang diperoleh tanpa resep.

Di lain pihak, perkembangan ilmu pengetahuan dibidang farmasi yang pesat diikuti dengan semakin meningkatnya kecerdasan masyarakat, semakin gencarnya promosi/iklan obat melalui media massa dan tingginya biaya pelayanan kesehatan, sehingga memicu dilakukannya swamedikasi oleh masyarakat. Swamedikasi merupakan upaya yang paling banyak dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit, sebelum mencari pertolongan ke falilitas pelayanan kesehatan / tenaga kesehatan terdekat.

Informasi tentang obat banyak diperoleh masyarakat dari berbagai sumber, namun belum tentu semuanya benar atau netral. Oleh karena itu diperlukan pemberdayaan masyarakat agar masyarakat mampu menyaring informasi yang benar. Informasi seharusnya didapatkan dari tenaga kesehatan dan sumber informasi yang terpercaya.

Dalam rangka percepatan upaya peningkatan pengetahuan, kesadaran, kepedulian, dan ketrampilan masyarakat, mengenai penggunaan obat secara rasional maka dilaksanakan program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMaT). Gerakan ini telah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan RI pada tanggal 13 November 2015 dan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/Menkes/427/2015 tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat.

Adapun Gema Cermat bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara benar
  2. Meningkatkan kemandirian dan perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan obat secara benar
  3. Meningkatkan penggunaan obat rasional

Pelaksanaan gerakan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang terkait dan dilakukan secara masif dalam berbagai pertemuan dan melalui media. Keterlibatan Lintas Sektor diharapkan dapat menunjang keberhasilan dan pencapaian tujuan Gema Cermat.

Kegiatan Gema Cermat di Kota Mataram sudah jauh dikerjakan sebelum dicanangkan oleh Menteri Kesehatan RI pada tahun 2015, hanya saja masih dalam bentuk kegiatan Pelayanan Informasi Obat (PIO) dan Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) yang terbatas. Namun setelah dicanangkan dan ditetapkan oleh Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02?Menkes/427/2015 maka kegiatan ini menjadi lebih masif dan banyak melibatkan masyarakat dan Stakeholder dalam pelaksanaannya. Kegiatan Gema Cermat di Kota Mataram dicanangkan pada tahun 2017,dengan diawali dari penetapan Agent of Change Kota Mataram oleh Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi NTB periode pertama sebanyak 19 orang dan periode selanjutnya sebanyak 30 orang.

Pada Tahun 2019 Kegiatan Gema Cermat juga masuk dalam program unggulan Smart City  Kota Mataram pada bidang Smart Society yang mana kegiatan ini menunjukkan partisipasi cerdas masyarakat kota Mataram melalui Interaksi masyarakat dengan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dan terjadinya proses pembelajaran masyarakat.

Sehingga dengan terwujudnya Smart City merupakan perwujudan  masyarakat yang cerdas termasuk Cerdas menggunakan Obat. Oleh sebab itu Yuk Cerdas Gunakan Obat!

Related News